Lewati ke konten
kalibatainfo.online • Cepat, Ringkas, Terverifikasi
kalibatainfo.online
Senin, 19 Oktober 2026
Berita Terkini
Info Berita

POLSEK CILANDAK SAMBANGI SMKN 28 JAKARTA, SOSIALISASIKAN PENCEGAHAN TAWURAN PELAJAR

JAKARTA SELATAN – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lingkungan pendidikan, Kapolsek Cilandak Kompol Rohmad Supriyanto, S.H., M.H., bersama jajaran melaksanakan kegiatan sambang dan penyuluhan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di SMK Negeri 28 Jakarta.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kanit Binmas AKP Kusnardi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilandak Barat Aiptu Bagus, serta Briptu Aldo. Kunjungan ini bertujuan memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pencegahan tawuran, pentingnya menjaga ketertiban, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap ajakan yang dapat memicu gangguan keamanan.

Cegah Tawuran dan Ajak Pelajar Tidak Terprovokasi

 

Dalam penyuluhan tersebut, para pelajar diimbau agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun mudah terprovokasi oleh ajakan pihak lain untuk melakukan tindakan yang berpotensi melanggar hukum, termasuk ajakan mengikuti unjuk rasa yang tidak dipahami tujuan dan risikonya.

 

Para siswa juga diingatkan agar lebih bijak dalam menerima informasi, terutama yang beredar melalui media sosial dan grup percakapan, serta selalu menyimak informasi resmi dari pihak sekolah.

 

Kapolsek bersama jajaran menekankan pentingnya menjaga nama baik sekolah, menjunjung tinggi kedisiplinan, dan mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

 

Perkuat Pengawasan Saat Siswa Pulang Sekolah

 

Sebagai langkah pencegahan tawuran pelajar, pihak sekolah diimbau memperkuat koordinasi antara guru, bagian kesiswaan, petugas keamanan sekolah, Bhabinkamtibmas, Pokdarkamtibmas, serta warga di lingkungan sekitar.

 

Pengawasan khusus perlu dilakukan pada jam pulang sekolah, ketika para siswa mulai meninggalkan lingkungan pendidikan. Petugas keamanan sekolah bersama bagian kesiswaan diharapkan melaksanakan pemantauan dan patroli di sekitar sekolah guna mencegah berkumpulnya pelajar yang berpotensi memicu perselisihan atau tawuran.

 

Selain itu, para siswa diminta menjalin komunikasi dan bekerja sama dengan orang tua atau wali masing-masing, khususnya terkait perjalanan pulang sekolah hingga tiba di rumah.

 

Peran orang tua sangat penting untuk memastikan anak pulang tepat waktu, mengetahui lingkungan pergaulannya, serta tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat membahayakan keselamatan maupun masa depan mereka.

 

Bangun Sinergi Sekolah, Orang Tua, dan Kepolisian

Kegiatan sambang dan penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam membangun sinergi dengan pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

 

Pencegahan tawuran tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari tenaga pendidik, petugas keamanan sekolah, keluarga, hingga masyarakat sekitar.

 

Dengan komunikasi dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan potensi konflik antarpelajar dapat dideteksi sejak dini dan dicegah sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas.

 

Masyarakat Diimbau Segera Melapor

Dalam kesempatan tersebut, para pelajar dan pihak sekolah juga diingatkan agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi tawuran, ancaman keamanan, atau kejadian lain yang berpotensi mengganggu ketertiban.

 

Laporan dapat disampaikan kepada Bhabinkamtibmas setempat atau melalui layanan Call Center Polri 110 untuk memperoleh bantuan kepolisian.

 

Melalui kegiatan sambang dan penyuluhan di SMK Negeri 28 Jakarta, Polsek Cilandak berharap terbangun kesadaran bersama untuk mencegah tawuran, memperkuat kedisiplinan pelajar, serta menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

kalibatainfo
Redaksi kalibatainfo.online

Berita Terkait