JABAR – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan pelbagai upaya kuat Pemerintah Indonesia untuk menyelesaikan konflik global yang sedang terjadi.
Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam acara Silaturahmi Ramadhan di Polda Jawa Barat, pada Rabu (4/3/2026).
Sigit mulanya menyinggung situasi global yang sedang tidak baik-baik saja pasca-peningkatan eskalasi antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Ia berharap ketegangan yang sedang terjadi saat ini dapat segera terselesaikan.
Kemudian, Sigit menyinggung upaya Pemerintah khususnya Presiden Prabowo Subianto dalam melaksanakan politik bebas aktif sebagai negara nonblok untuk menciptakan perdamaian.
“Tentunya kita ingin situasi global yang ada ini bisa segera selesai dan Pemerintah tentunya saat ini terus berjuang untuk ikut aktif segera menyelesaikan konflik-konflik yang ada sehingga kemudian perdamaian juga bisa muncul,” kata Sigit.
“Bapak Presiden setiap hari selalu berdiskusi dengan beberapa negara baik di Asia Tenggara maupun Timur Tengah untuk membahas bagaimana agar eskalasi global yang memanas ini bisa segera terkendali,” tambah Sigit menekankan.
Selain itu, Sigit mengatakan Presiden Prabowo juga terus melakukan konsolidasi dan menerima masukan dari pelbagai pihak terkait situasi yang terjadi dewasa ini dan upaya mitigasinya.
Oleh karenanya, ia meminta agar seluruh pihak dapat saling bahu-membahu mendukung program Pemerintah khususnya terkait ketahanan pangan dan energi di tengah situasi global yang memanas.
“Di satu sisi kita menghadapi eskalasi dan dampaknya yang tentunya apabila ini tidak kita kelola dengan baik dampaknya terhadap ekonomi pasti terasa dan apabila tidak bisa dijaga pasti akan mengarah ke situasi ataupun masalah sosial,” tutup Sigit.
Sumatera Barat —Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Barat berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 6,4 kilogram sepanjang Februari 2026. Pengungkapan tersebut dinilai telah menyelamatkan puluhan ribu masyarakat dari potensi penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak generasi bangsa.
Dalam kurun waktu satu bulan, Ditresnarkoba mengungkap tiga kasus menonjol dengan total barang bukti mencapai 6,49 kilogram sabu dan mengamankan lima orang tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas wilayah.
Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen nyata Polda Sumbar dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah hukum Sumatera Barat.
“Pengungkapan ini bukan sekadar angka. Dari total 6,4 kilogram sabu yang berhasil diamankan, kami memperkirakan puluhan ribu jiwa dapat terselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Ini adalah bentuk keseriusan kami melindungi generasi muda dan masyarakat Sumatera Barat,” tegas Brigjen Pol. Solihin.
Ia juga menekankan bahwa Sumatera Barat tidak boleh dijadikan sebagai wilayah pendistribusian narkotika.
“Kami tegaskan, Sumatera Barat bukan tempat pendistribusian narkoba. Kami akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang mencoba menjadikan daerah ini sebagai bagian dari jaringan peredaran gelap narkotika. Sinergi bersama Forkopimda dan dukungan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga daerah ini tetap bersih dari narkoba,” tambahnya.
Senada dengan itu, Direktur Reserse Narkotika Polda Sumbar Kombes Pol Wedy Mahadi menerangkan, bahwa Dua dari tiga kasus besar tersebut terjadi di area Terminal Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman.
“Penangkapan tersebut dilakukan pada tanggal 6 Februari 2026, Petugas mengamankan seorang tersangka inisial “KI” dengan barang bukti 1,51 Kg sabu (12 paket). Selanjutnya pada tanggal 12 Februari 2026, Di lokasi yang sama, petugas kembali menggagalkan upaya penyelundupan 4,96 Kg sabu (20 paket) dari satu orang tersangka lainnya berinisial “KA”. Kemudian pada tanggal 12 Februari 2026 (Malam), penangkapan berlanjut ke Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, dengan mengamankan 3 orang tersangka masing-masing berinisial “RH”, “ECZ” dan “YHK” beserta barang bukti sabu seberat 23,71 gram,” katanya.
Menindaklanjuti hasil sitaan tersebut, Ditresnarkoba Polda Sumbar telah menerima penetapkan status pemusnahan untuk barang bukti sabu seberat 6.428 Gram (6,42 Kg) tersebut.
“Langkah ini merupakan bentuk transparansi dan kepatuhan hukum dalam penanganan barang bukti sitaan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tambah Kombes Wedy Mahadi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan ini tidak lepas dari peran serta masyarakat dan koordinasi lintas sektor.
“Polda Sumbar mengapresiasi dukungan masyarakat serta soliditas Forkopimda dalam upaya pemberantasan narkoba. Kami mengimbau masyarakat untuk terus proaktif memberikan informasi apabila mengetahui aktivitas mencurigakan. Kerja sama ini sangat penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Sumatera Barat,” ujar Kombes Pol. Susmelawati Rosya.
Polda Sumatera Barat menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan, penindakan, serta langkah preventif guna memastikan wilayah Sumatera Barat terbebas dari ancaman peredaran gelap narkotika.
JUDUL :
Perangi Narkoba hingga ke Akar, Gubernur Mahyeldi Dorong Penguatan Pengawasan Berbasis Nagari
PADANG,TBNEWSSUMBAR – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memberantas peredaran narkoba secara masif dan terstruktur. Hal ini disampaikan Mahyeldi dalam konferensi pers yang digelar oleh Ditresnarkoba di halaman Apel Polda Sumbar, pada Selasa (3/3/26), menyikapi temuan kasus narkoba yang terus berkembang di wilayah Sumatera Barat.
Gubernur Mahyeldi menyoroti bahwa Sumatera Barat kini bukan lagi sekadar tempat perlintasan atau tujuan konsumsi, melainkan telah ditemukan indikasi adanya aktivitas produksi.
“Ini membuktikan bahwasanya kita bukan hanya tempat pertunjukan (peredaran), sudah ada untuk produksi. Maka dari itu, kita harus bersinergi dan terkoordinasi,” tegas Mahyeldi di hadapan awak media.
Dalam upaya menekan angka penyalahgunaan narkoba, Mahyeldi mendorong penguatan pengawasan di tingkat paling bawah, yakni Nagari. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dan perangkat Nagari sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini peredaran barang haram tersebut.
Gubernur menjelaskan bahwa Pemprov Sumbar telah berupaya melakukan langkah formal dengan mengirimkan surat ke Kementerian Dalam Negeri untuk menggerakkan unsur-unsur di tingkat Nagari secara lebih efektif melalui regulasi yang jelas.
“Pengawasan harus merakyat. Itulah mengapa kita mengirimkan surat ke Kemendagri agar aktivitas di tingkat Nagari bisa kita maksimalkan. Kita juga mendorong program ‘Bersinar’ (Bersih Narkoba) dari BNN untuk bergerak dari grassroots (akar rumput),” tambahnya.
Lebih lanjut, Mahyeldi mengingatkan bahwa ancaman narkoba sangat nyata terhadap masa depan bangsa. Jika peredaran ini tidak segera diputus, target Indonesia dalam mewujudkan Generasi Emas 2045 akan terancam sirna.
“Jika ini tidak tersingkap, generasi emas yang kita harapkan tahun 2045 akan digilas habis. Seluruh pihak, mulai dari tingkat provinsi hingga kota, harus merasakan kegentingan ini,” ujar Mahyeldi dengan nada serius.
Menutup pernyataannya, Gubernur mengapresiasi kerja sama yang solid antara Polda Sumbar, BNN, LKAAM, serta instansi vertikal lainnya. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi jika menemukan adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungan mereka.
“Mari kita berkolaborasi dan bersinergi untuk membersihkan Sumatera Barat dari narkoba. Dengan kekuatan bersama, kita tekan peredaran, penggunaan, hingga produksinya,” tegasnya.
Senada dengan itu, Dirresnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wedy Mahadi mengatakan bahwa pernyataan Bapak Gubernur adalah pengingat bagi kami bahwa tantangan ke depan semakin berat karena adanya indikasi aktivitas produksi.
“Ditresnarkoba Polda Sumbar siap mengawal instruksi ini dengan memperkuat sinergi hingga ke tingkat Nagari. Kami tidak hanya akan memutus rantai peredaran, tapi juga berkomitmen memberantas titik-titik produksi narkoba di wilayah ini demi menyelamatkan Generasi Emas 2045,” ujar Kombes Wedy.
Jakarta – Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melalui Satgas Sapu Bersih (Saber) bersama stakeholder terkait melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di pasar Kopro wilayah Jakarta Barat, Rabu (04/03/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan serta mencegah praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Pengecekan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga (SSBPH), Keamanan, dan Mutu Pangan yang dibentuk berdasarkan SKEP Kepala BAPANAS RI Nomor 4 Tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan monitoring langsung di pasar guna memastikan para pedagang menjual komoditas sesuai dengan Harga Acuan Penjualan (HAP) maupun Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Dari hasil pemantauan di lapangan, petugas masih menemukan sejumlah komoditas yang dijual di atas harga acuan. Di salah satu pasar wilayah Jakarta Barat, harga cabai rawit merah tercatat sekitar Rp140.000 per kilogram, bawang merah sekitar Rp52.000 per kilogram, telur ayam sekitar Rp32.000 per kilogram, serta daging sapi sekitar Rp150.000 per kilogram.
Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas memberikan teguran kepada pedagang yang menjual bahan pokok di atas harga acuan sebagai langkah preventif.
Selain itu, tim juga akan melakukan penelusuran terhadap rantai distribusi komoditas tersebut hingga tingkat produsen maupun distributor guna memastikan tidak terjadi praktik yang memicu lonjakan harga di tingkat pasar.
Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Dr. Muh. Ardila Amry, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga di wilayah hukum Polda Metro Jaya. “Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan ketersediaannya aman bagi masyarakat. Kami juga mengingatkan para pedagang maupun distributor agar tidak melakukan praktik penimbunan atau memainkan harga yang dapat merugikan masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Selain pengawasan harga, Satgas Saber juga mengantisipasi potensi penimbunan bahan pokok seperti minyak goreng, cabai, beras, gula, dan daging. Polda Metro Jaya akan terus berkoordinasi dengan Bulog, Bapanas, serta pemerintah daerah guna memastikan stok pangan tetap tersedia dan harga bahan pokok tetap terkendali sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar menjelang Idul Fitri.
Jakarta – Polda Metro Jaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Kali ini, aparat berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 102,2 gram di kawasan Grogol, Jakarta Barat.
Pengungkapan tersebut dilakukan oleh Unit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 10.50 WIB di pinggir Jalan Semeru Raya, tepatnya di depan Toko Berkah Mandiri Elektronik, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan.
Dalam operasi itu, Polisi mengamankan seorang pria berinisial E.R.I. (22) yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Dari tangan tersangka, Polisi menyita satu bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat bruto 102,2 gram. Barang haram tersebut disembunyikan di dalam kotak kardus yang dibungkus plastik hitam berlakban bertuliskan “Fragile”, lalu dimasukkan ke dalam paper bag warna merah. Polisi juga mengamankan satu unit telepon genggam merek Oppo warna coklat.
Kanıt 4 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Rumangga, mengatakan “Pada hari senin tanggal 2 maret 2026 kami telah berhasil mengamankan satu pelaku kejahatan narkotika yang diduga jenis sabu dengan berinisial E.R.I dengan jumlah barang bukti 102,2 gram narkotika jenis sabu, TKP di wilayah Grogol Petamburan Jakarta Barat”
AKP Rumangga juga mengtakan pesan Kamtibmas kepada masyarakat “agar menjauhi Narkoba karena itu sangat merusak generasi bangsa, maka dari itu setiap pelanggaran yang kami temukan terkait Narkoba akan tindak lanjuti dan akan kami Telusuri sampai ke bandarnya”
Saat ini pelaku dan barang bukti di bawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya guna penyelidikan lebih lanjut.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Duri, AIPTU Saprudin, melaksanakan kegiatan sambang dan dialogis di wilayah RW 12, Jl. Kampung Melayu Kecil, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (2/3/2026) pukul 00.30 WIB.
Kegiatan sambang tersebut dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna mempererat sinergi serta meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi gangguan kamtibmas. Dalam kegiatan itu, AIPTU Saprudin turut bertemu dan berdialog dengan Keamanan RW 12 Bapak Fikri serta Ketua RT Bapak Bowo.
Pada kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada warga, di antaranya mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan lingkungan serta berperan aktif dalam menciptakan situasi yang tertib dan kondusif. Warga juga diimbau untuk lebih peduli terhadap kondisi sekitar dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.
Selain itu, dilakukan pula sosialisasi antisipasi tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Warga yang memiliki kendaraan bermotor dengan mengimbau para orang tua agar memastikan anak-anaknya, khususnya remaja, sudah berada di rumah maksimal pukul 22.00 WIB guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Tak lupa, masyarakat diberikan informasi terkait Call Center 110 sebagai layanan pengaduan cepat kepolisian serta diimbau untuk segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat apabila terdapat keluhan atau permasalahan terkait kamtibmas.
Melalui kegiatan sambang ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga situasi kamtibmas di wilayah Bukit Duri, khususnya RW 12, tetap aman dan kondusif.
Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, khususnya selama bulan suci Ramadan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cikoko, Aiptu N. Krisnadi, melaksanakan kegiatan sambang dan Door to Door System (DDS) di wilayah binaannya, Rabu (04/03/2026) dini hari.
Kegiatan yang dimulai pukul 01.00 WIB tersebut menyasar Pos Kamling yang berlokasi di Jl. Cikoko Timur I, RT 04/RW 02, Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.
Dalam kunjungannya, Aiptu N. Krisnadi berkoordinasi langsung dengan Bapak Ratno selaku petugas keamanan setempat serta berdialog dengan beberapa warga RW 02 yang sedang berjaga.
Pada kesempatan tersebut, Aiptu N. Krisnadi menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, terutama pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian dengan pemberatan (curat).
“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Bulan Ramadan ini menuntut kita untuk lebih waspada dan peduli terhadap situasi di sekitar tempat tinggal. Mari kita jaga Jakarta agar tetap aman dan kondusif,” ujar Aiptu N. Krisnadi di sela-sela dialognya.
Selain memberikan himbauan, Aiptu N. Krisnadi juga mensosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses masyarakat secara bebas pulsa. Layanan ini diharapkan menjadi sarana efektif bagi warga untuk melaporkan gangguan Kamtibmas atau memberikan informasi penting kepada pihak kepolisian dengan cepat.
Kegiatan sambang ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat, terutama pada jam-jam rawan, diharapkan dapat memberikan rasa aman serta mempererat sinergi antara Polri dan warga dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman selama bulan suci Ramadan.
Jakarta Selatan – Polsek Cilandak Pantau Pos aksi tawuran dan sekitarnya di wilayah Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Pada hari Selasa, 3 Maret 2026, pelaksanaan pengawasan dimulai pukul 22.00 WIB di Pos Pantau depan Family Mart Jl. Cipete Raya. Pos dikendalikan oleh Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin, SH, dengan kekuatan gabungan sebanyak 20 personil yang terdiri dari Patko Sat Samapta Polres Jakarta Selatan, personil Polsek Cilandak, TNI/Koramil, Satpol PP, Pokdarkamtibmas, serta perwakilan LMK dan Ketua RT setempat.
Rangkaian kegiatan berlangsung mulai kedatangan personel pada pukul 22.00 WIB, apel antisipasi tawuran bersama Babinsa, Satpol PP dan Pokdarkamtibmas pada pukul 23.00 WIB yang dipimpin Piket Pawas IPDA Setia Bakti, hingga penguatan pasukan oleh 8 personil Sat Samapta Polres Jaksel yang tiba pukul 23.45 WIB di bawah pimpinan AKP Mulya Nasir. Masyarakat dan tokoh setempat, yakni Ibu Sumiyati (LMK RW 003) dan Ibu Indah (Ketua RT 010/005), bergabung pada pukul 24.00 WIB untuk melaksanakan standby dan antisipasi bersama. Pada rentang pukul 01.00–03.00 WIB, dilakukan patroli dan pemantauan oleh petugas di sekitar pos pantau; seluruh kegiatan dilaksanakan dalam kondisi aman dan kondusif tanpa kejadian tawuran.
Pelaksana yang terlibat antara lain IPDA Setia Bakti (Panit Opsnal Reskrim) sebagai Piket Pawas, Aiptu Desi Warsita, Aiptu Imam Subekti, Aiptu Momon Yusuf, Aipda Harsono, Aiptu Endy, Aipda Hendi Yogatama, dua personil Satpol PP pimpinan Bpk Syarifudin, serta satu personil Pokdarkamtibmas Bpk Sahrudin. Sasaran pengamanan adalah kelompok pelaku tawuran di wilayah Cipete Selatan.
Nduga – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Sektor Nduga yang dipimpin, Briptu Tri Setyo Abdi Pamungkas, melaksanakan patroli jalan kaki sekaligus menyambangi warga di sekitar Pos Koteka, Kabupaten Nduga, Senin (2/3/2026).
Patroli tersebut dilakukan secara humanis dengan menyapa anak-anak dan berdialog langsung bersama warga setempat. Langkah ini bertujuan untuk membangun rasa simpati, mempererat hubungan emosional, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 di wilayah Kabupaten Nduga.
Dalam kesempatannya, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendekatan persuasif dan humanis menjadi salah satu strategi dalam menjaga keamanan di Papua Pegunungan.
“Personel di lapangan kami dorong untuk terus mengedepankan pendekatan humanis melalui patroli dialogis dan sambang kepada masyarakat. Dengan membangun komunikasi yang baik, kehadiran Polri dapat dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Ka Ops Damai Cartenz 2026.
Ia menambahkan, kegiatan patroli jalan kaki dinilai efektif untuk menjangkau masyarakat secara langsung, mendengar aspirasi warga, serta memetakan potensi gangguan keamanan sejak dini.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa stabilitas keamanan tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan sosial yang berkelanjutan dan berbasis kepercayaan masyarakat.
“Keamanan yang berkelanjutan lahir dari kedekatan dan komunikasi yang intens antara aparat dan masyarakat. Oleh karena itu, kami menekankan agar setiap personel di lapangan hadir secara humanis, mendengar langsung aspirasi warga terkait situasi keamanan di sekitar,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Nduga untuk terus menjaga kebersamaan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu situasi kamtibmas.
Satgas Ops Damai Cartenz 2026 berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nduga melalui langkah-langkah preventif dan preemtif, sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.
Jakarta – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di bulan suci Ramadhan 1447 H, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipedak menghadiri kegiatan keagamaan dan buka puasa bersama (bukber) yang diselenggarakan oleh Sekretaris Kelurahan (Sekel) Cipedak Bapak Mulyono bersama warga RT 09/01 dan para pengurus di wilayah Kelurahan Cipedak,(2/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi momentum kebersamaan antara unsur pemerintahan kelurahan, aparat kepolisian, serta masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan selama bulan Ramadhan, khususnya saat pelaksanaan ibadah tarawih maupun menjelang sahur.
Selain itu, warga juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan seperti pencurian rumah kosong, perang sarung, serta penggunaan petasan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Sinergi antara warga, pengurus RT/RW, dan aparat keamanan diharapkan terus terjalin demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.
Sekel Cipedak Bapak Mulyono menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bhabinkamtibmas yang selalu aktif dalam setiap kegiatan masyarakat. Ia berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dengan baik dapat terus dipertahankan demi kemajuan dan keamanan wilayah Cipedak.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk rasa syukur serta harapan agar bulan suci Ramadhan 1447 H membawa keberkahan, kedamaian, dan mempererat persaudaraan antarwarga di wilayah Cipedak.
Jakarta – Tim Satuan Tugas (Satgas) Saber Pengendalian Harga Pangan Polres Metro Jakarta Selatan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan Bahan Pokok Penting di Pasar PD Jaya Kebayoran Lama, Selasa 03 Maret 2026.
Langkah ini dilakukan sebagai Upaya antisipasi guna menjaga stabilitas harga pangan dan juga guna memastikan ketersediaan stok tetap tercukupi untuk kebutuhan Masyarakat dibulan puasa ini hingga kedepan nya.
Pemantauan dilaksanakan oleh anggota Unit IV Krimsus Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan selaku Satgas Pangan, yang mana pemantauan ini tertuju kepada distributor hingga ke pedagang atau pengecer yang terdapat di wilayah Jakarta Selatan.
Dalam pemantauan tersebut, Kanit IV Krimsus Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Indra Darmawan, berdialog langsung dengan beberapa pedagang di Pasar PD Jaya Kebayoran Lama guna menjaga stabilitas hingga menampung aspirasi para pedagang mengenai keluhan ketersediaan bahan pokok penting.
Kanit IV Krimsus Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Indra Darmawan mengatakan jika perubahan harga masih dalam batas wajar
“Dalam pengecekan kali ini terkait harga bahan pokok penting di Pasar PD Jaya Kebayoran lama masih stabil dan terkait ketersediaan Stok juga masih aman guna memenuhi kebutuhan Masyarakat” ujarnya.
Ia juga menghimbau kepada seluruh pedagang untuk tetap mematuhi ketentuan Harga Eceran Tertinggi yang sudah di tetapkan oleh pemerintah.