Penulis: humasresjaksel@gmail.com

  • POLSEK TEBET GELAR OPERASI ANTISIPASI BEGAL, 3C DAN NARKOBA, WUJUDKAN SITUASI KAMTIBMAS KONDUSIF

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, Polsek Tebet melaksanakan kegiatan Operasi dalam rangka pencegahan begal, tindak pidana 3C (Curat, Curas, Curanmor), dan peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Kegiatan operasi dipimpin oleh Perwira Pengendali AKP Tomy Sugiyono, S.H., M.H. dan melibatkan personel Polsek Tebet dengan kekuatan 10 personel. Operasi ini merupakan upaya preventif kepolisian dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif khususnya pada jam-jam rawan terjadinya kejahatan jalanan.

    Sebelum pelaksanaan kegiatan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin oleh AKP Tomy Sugiyono. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang tetap solid dalam menjaga keamanan wilayah hukum Polsek Tebet yang hingga saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif.

    Dalam arahannya, Perwira Pengendali menekankan pentingnya sinergi dan kewaspadaan dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya begal, curanmor, serta penyalahgunaan narkoba. Personel juga diimbau untuk memberikan imbauan secara humanis kepada para remaja yang masih berkumpul di malam hari agar segera kembali ke rumah masing-masing.

    Kegiatan diawali dengan doa bersama sesuai keyakinan masing-masing, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan patroli mobile dan operasi lapangan sesuai rencana yang telah ditentukan. Adapun rute patroli meliputi Mako Polsek Tebet, Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jalan MT. Haryono, Jalan Asem Baris Raya, Stasiun Tebet, Jalan Bukit Duri Tanjakan, Jalan Manggarai Utara, hingga Jalan Dr. Sahardjo.

    Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan kegiatan razia di Jalan Manggarai Utara I, Kecamatan Tebet, dengan fokus pengawasan terhadap kendaraan dan aktivitas masyarakat di lokasi rawan gangguan kamtibmas.

    Adapun sasaran kegiatan meliputi pelaku begal, tindak pidana curanmor, serta peredaran narkoba. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kelompok remaja yang masih berkumpul pada jam rawan guna mengantisipasi potensi terjadinya tawuran.

    Dalam pelaksanaannya, petugas berhasil mengamankan 1 unit kendaraan roda dua tanpa nomor polisi (nopol) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

    Secara umum, hasil kegiatan menunjukkan bahwa situasi di wilayah Kecamatan Tebet hingga saat ini terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Tebet bersama jajaran akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan razia sebagai langkah preventif guna menekan angka kejahatan jalanan, khususnya begal, curanmor, serta peredaran narkoba.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Tebet menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam rangka memberikan rasa aman serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Jakarta Selatan.

  • POLSEK MAMPANG GELAR OPERASI RAZIA CIPTA KONDISI, ANTISIPASI NARKOBA, TAWURAN, BEGAL DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Mampang melaksanakan kegiatan Operasi Razia Cipta Kondisi (Cipkon) guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, begal, pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), serta pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah hukum Polsek Mampang, Jakarta Selatan.

    Kegiatan dipimpin oleh Kapospol Gatsu Polsek Mampang, IPTU Jujur Hutagalung, yang terlebih dahulu memimpin apel kesiapan personel. Dalam arahannya, IPTU Jujur Hutagalung menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang hadir dan menekankan agar pelaksanaan tugas dilakukan dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, serta sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

    Personel diinstruksikan untuk mengutamakan langkah preventif dan deteksi dini melalui patroli serta pemeriksaan secara selektif terhadap lokasi maupun kelompok masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Fokus pengawasan diarahkan pada titik-titik rawan tawuran, jalur sepi, lokasi nongkrong hingga dini hari, kawasan minim penerangan, serta daerah yang berpotensi menjadi lokasi terjadinya tindak kriminalitas.

    Selain itu, petugas juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam, serta barang berbahaya lainnya. Pemeriksaan kendaraan dilakukan secara profesional dan persuasif dengan mengedepankan sikap santun kepada masyarakat, khususnya terhadap kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat, menggunakan knalpot bising, pelat nomor tidak sesuai, maupun yang dicurigai sebagai hasil tindak kejahatan.

    Adapun sasaran operasi meliputi pencegahan dan penindakan penyalahgunaan narkoba, minuman keras ilegal, aksi tawuran remaja, tindak pidana begal, Curat, Curas, dan Curanmor. Pengawasan juga difokuskan pada kawasan permukiman, gang-gang sempit rawan curanmor, lokasi nongkrong hingga larut malam, serta area yang minim penerangan.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melaksanakan operasi razia dan patroli skala sedang hingga besar di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas. Pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan roda dua (R2), kendaraan roda empat (R4), orang, maupun barang bawaan yang melintas guna mengantisipasi kepemilikan senjata tajam, narkoba, maupun alat bantu kejahatan lainnya.

    Petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada kelompok remaja dan pemuda yang masih berkumpul pada jam-jam rawan agar segera kembali ke rumah masing-masing guna mencegah potensi tawuran dan gangguan keamanan lainnya.

    Dari hasil kegiatan, petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam dengan nomor polisi B-3145-BCL. Kendaraan tersebut diamankan karena pengendaranya tidak menggunakan helm serta tidak dapat menunjukkan surat-surat kelengkapan berkendara saat dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya kendaraan dibawa untuk dilakukan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

    Secara keseluruhan, kegiatan Operasi Razia Cipta Kondisi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Polsek Mampang di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya berbagai bentuk gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Mampang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli kewilayahan dan kegiatan preventif guna menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk kejahatan di wilayah Jakarta Selatan.

  • POLSEK PESANGGRAHAN BERSAMA 3 PILAR MENGGELAR OPERASI KEJAHATAN JALANAN ANTISIPASI BEGAL, CURANMOR DAN NARKOBA

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Pesanggrahan bersama unsur 3 Pilar melaksanakan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) dengan sasaran pencegahan aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh IPTU Sugeng Budiono, selaku Kanit Intelkam Polsek Pesanggrahan. Dalam arahannya, seluruh personel diinstruksikan untuk melaksanakan patroli dan pengawasan wilayah secara mobile maupun strong point dengan mengedepankan tindakan preventif, humanis, dan profesional guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

    Operasi difokuskan pada sejumlah sasaran prioritas, antara lain melakukan pemeriksaan dan membubarkan kelompok remaja yang masih berkumpul atau nongkrong di pinggir jalan pada jam-jam rawan, memberikan imbauan kepada pengelola swalayan yang beroperasi 24 jam agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, serta melakukan patroli di lokasi-lokasi yang rawan tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, dan tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

    Dalam pelaksanaannya, Pawas bersama piket fungsi melaksanakan patroli mobile dengan menyusuri sejumlah ruas jalan utama di wilayah Pesanggrahan, meliputi Jalan Bintaro Utara, Jalan Bintaro Permai, Jalan Ulujami Raya, Jalan Ciledug Raya, hingga Jalan Swadarma Raya. Kegiatan patroli dilakukan untuk memantau situasi keamanan wilayah sekaligus mencegah munculnya potensi gangguan kamtibmas pada malam hingga dini hari.

    Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan kegiatan Strong Point dan Blue Light Patrol di kawasan Jalan Kampung Baru V, Kelurahan Ulujami, Jakarta Selatan. Kehadiran personel dan kendaraan patroli dengan lampu rotator biru di lokasi rawan diharapkan dapat memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.

    Selama pelaksanaan operasi, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan individu yang dianggap mencurigakan serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari. Dari hasil kegiatan, petugas mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 bernomor polisi B-5144-BBK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

    Secara umum, situasi wilayah Kecamatan Pesanggrahan selama pelaksanaan Operasi Kejahatan Jalanan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol maupun kejadian yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan wilayah.

    Melalui kegiatan patroli mobile, strong point, dan Blue Light Patrol yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Polsek Pesanggrahan bersama unsur 3 Pilar terus berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga wilayah Pesanggrahan tetap aman dari aksi begal, curanmor, narkoba, maupun kejahatan jalanan lainnya.

  • Ketahanan Pangan Jadi Isu Strategis Nasional, Wakapolri Luncurkan Buku ke-42 “Mengawal Pangan Menuai Aman”

    Jakarta Selatan – Ketahanan pangan kini tidak lagi dipandang semata sebagai urusan sektor pertanian, melainkan telah menjadi isu strategis yang berkaitan langsung dengan stabilitas nasional, kesejahteraan masyarakat, dan daya tahan bangsa menghadapi berbagai tantangan global. Berangkat dari perspektif tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. meluncurkan buku ke-42 berjudul “Mengawal Pangan Menuai Aman” di Lobby Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026).

    Buku yang telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan Nomor Pencatatan 001297886 tersebut ditulis bersama Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si. dan Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si. Buku ini mengangkat pengalaman, refleksi kebijakan, dan pembelajaran lapangan mengenai pengawalan program ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.

    Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa tantangan global seperti perubahan iklim, dinamika pasar internasional, pertumbuhan penduduk, alih fungsi lahan, hingga gangguan rantai pasok menuntut negara untuk memperkuat kemandirian pangan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan sektor pangan tidak hanya menjadi agenda pembangunan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ketahanan nasional.

    Buku “Mengawal Pangan Menuai Aman” juga menguraikan bagaimana peran Polri ditempatkan secara proporsional dalam mendukung program strategis nasional. Polri hadir melalui fungsi pengawalan, koordinasi, dan stabilisasi agar program ketahanan pangan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan efektif, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dan para petani dalam menjalankan aktivitas produksi.

    Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi masa depan Indonesia. Menurutnya, keamanan dan pembangunan harus berjalan beriringan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan.

    “Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang ketahanan bangsa. Ketika pangan terjaga, stabilitas sosial lebih kuat, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan negara memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Wakapolri.

    Sebagai buku ke-42 karya Wakapolri, “Mengawal Pangan Menuai Aman” diharapkan menjadi referensi bagi akademisi, pembuat kebijakan, praktisi, serta masyarakat luas dalam memahami keterkaitan antara ketahanan pangan, tata kelola pemerintahan, dan keamanan nasional. Buku ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus berkontribusi tidak hanya melalui pengabdian di lapangan, tetapi juga melalui pengembangan pengetahuan dan gagasan strategis bagi kemajuan bangsa.

  • Brimob Polda Metro Jaya Amankan 8 Motor Diduga Balap Liar di Duren Sawit Jakarta Timur

    Jakarta – Tim patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan delapan sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk balap liar di kawasan Jalan Jenderal R.S. Soekanto, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (24/6/2026) dini hari. Tindakan ini dilakukan saat petugas mendapati sekelompok pemuda berkumpul di lokasi yang kerap menjadi titik rawan aktivitas balap liar.

    Saat patroli berlangsung, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang terindikasi akan digunakan dalam aksi balap liar. Delapan sepeda motor kemudian diamankan untuk mencegah aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun para pelaku sendiri.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli rutin terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai gangguan kamtibmas yang sering muncul pada malam hingga dini hari. Menurutnya, balap liar tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berisiko memicu kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan korban jiwa.

    “Kami akan terus hadir melalui patroli terpadu untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan. Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan aman tanpa terganggu aksi balap liar maupun tindak pelanggaran lainnya,”ujarnya.

    Seluruh kendaraan yang diamankan selanjutnya diserahkan kepada Satlantas Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan melalui layanan darurat Polri 110 apabila menemukan aksi balap liar, tawuran, atau gangguan kamtibmas lainnya agar dapat segera ditangani petugas.

  • Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah

    Tembagapura – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan humanis. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Honai Belajar Polsek Tembagapura yang dilaksanakan di Polsek Tembagapura, Polres Mimika, Polda Papua Tengah pada Kamis (18/06) hingga Jumat (19/06).

    Kegiatan yang dipimpin oleh Kapolsek Tembagapura, Iptu Firman, S.E bersama personel Satgas Ops Damai Cartenz Ipda Fiona Safitri, S.H., M.H., Brigpol Winda Musriyana, S.E., Brigpol Benny Windarto, S.H., Briptu Faris Naufal Zakky M., Briptu Sofia Dina Lorenza S., dan anggota Polsek Tembagapura lainnya ini bertujuan memberikan dukungan pendidikan kepada anak-anak di wilayah Tembagapura sekaligus memperluas wawasan mereka.

    Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengenal berbagai pengetahuan dasar tentang geografi dan sains. Materi yang diberikan meliputi pengenalan peta dunia, letak negara-negara, nama dan urutan planet dalam tata surya, serta berbagai pengetahuan dasar tentang alam semesta.

    Melalui metode belajar yang interaktif, para personel mengenalkan anak-anak pada bentuk bumi, posisi benua, serta karakteristik planet-planet di tata surya. Materi disampaikan dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami sehingga mampu membangkitkan rasa ingin tahu mereka terhadap dunia yang lebih luas.

    Suasana belajar berlangsung santai dan menyenangkan. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari mengenal peta hingga mempelajari planet-planet yang mengelilingi matahari. Kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membuka wawasan mereka tentang geografi dan sains sejak usia dini.

    Kegiatan Honai Belajar merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz-2026 bersama Polsek Tembagapura dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Selain memberikan pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara petugas keamanan dan masyarakat, khususnya generasi muda Papua.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendekatan humanis melalui sektor pendidikan merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Papua.

    “Melalui program Honai Belajar ini, kami ingin hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pendidikan anak-anak Papua. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat belajar, meningkatkan pengetahuan, serta memberikan motivasi kepada generasi muda untuk meraih cita-cita mereka” ungkap Kaops.

    Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua.

    “Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di Tembagapura. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta mempererat hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat,” kata Wakaops.

    Melalui kegiatan Honai Belajar, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 terus berupaya menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung terciptanya generasi muda Papua yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.

  • Polres Jakpus Gelar Operasi Cipta Kondisi, Sejumlah Motor Tanpa Surat Diamankan

    Jakarta Pusat – Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dan razia stasioner di sejumlah wilayah hukum Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026) dini hari. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Operasi yang berlangsung mulai pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB tersebut melibatkan 144 personel gabungan Polres Metro Jakarta Pusat bersama jajaran Polsek.

    Petugas melakukan patroli dan pemeriksaan kendaraan di sejumlah titik, di antaranya kawasan Gambir, Tanah Abang, Menteng, Sawah Besar, Kemayoran, Senen, Cempaka Putih, hingga Johar Baru.

    Dari hasil operasi, polisi tidak menemukan adanya narkotika, obat-obatan terlarang, maupun senjata api dan senjata tajam. Namun, beberapa kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, Operasi Cipkon merupakan langkah preventif kepolisian untuk mencegah gangguan keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

    “Kami terus melakukan kegiatan patroli dan razia sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Tujuannya untuk menciptakan situasi Jakarta Pusat yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kombes Reynold.

    Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan.

    “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Apabila melihat adanya potensi gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi layanan darurat 110,” tambahnya.

    Kombes Reynold juga mengimbau warga agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, membawa kelengkapan surat kendaraan, serta berperan aktif melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan.

    Selama pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi, situasi di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat terpantau aman dan kondusif.

  • POLSEK JAGAKARSA GELAR RAZIA DAN PATROLI ANTISIPASI GANGGUAN KAMTIBMAS

    Jakarta Selatan – Polsek Jagakarsa menggelar Operasi Cipta Kondisi dalam rangka mengantisipasi dan mencegah aksi begal, curanmor, penyalahgunaan narkoba, balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Selasa malam hingga Rabu dini hari (23-24 Juni 2026).

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di halaman Mapolsek Jagakarsa yang dipimpin oleh Ps. Kanit Propam Aiptu Ramot Napitupulu dan diikuti personel Polsek, Babinsa, serta Satpol PP. Dalam arahannya, seluruh peserta apel diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan, melaksanakan patroli secara humanis, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Jagakarsa.

    Usai apel, petugas melaksanakan patroli mobile dan razia di sejumlah titik rawan kejahatan, tawuran, dan balap liar, di antaranya Jalan Timbul, Jalan RM Kahfi II, Jalan Lenteng Agung Raya, Jalan TB Simatupang, kawasan AEON Mall Tanjung Barat, hingga Jalan Srengseng Sawah. Selain itu, petugas juga melakukan strong point dan pemeriksaan kendaraan di beberapa lokasi strategis.

    Dari hasil kegiatan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan, orang, dan barang bawaan yang melintas serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat nomor polisi B 6766 ZBN beserta pengendaranya karena tidak menggunakan helm serta tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK saat pemeriksaan. Pengendara dan kendaraan selanjutnya diamankan ke Polsek Jagakarsa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif serta menjadi upaya preventif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Jagakarsa dari berbagai potensi gangguan kamtibmas.

  • PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES JAKSEL HADIR JAGA KEAMANAN MASYARAKAT SEPANJANG MALAM

    Jakarta Selatan – Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan yang dipimpin oleh AIPTU Sugiono, S.H., bersama 9 personel dengan dukungan 5 unit kendaraan roda dua, melaksanakan patroli skala besar pada Selasa malam (23/6/2026) hingga Rabu dini hari (24/6/2026) pukul 22.00 WIB sampai 04.30 WIB dalam rangka mengantisipasi tawuran warga, balap liar, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Patroli menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, di antaranya kawasan Patra Kuningan, Rasamala, Menteng Pulo, Bukit Duri, Saharjo, Tegal Parang Utara, H. M. Toha, Mampang, Kemang I, hingga Prapanca. Selain melaksanakan strong point dan pemantauan situasi, petugas juga melakukan koordinasi dengan warga dan petugas keamanan lingkungan untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengimbau masyarakat agar segera menghubungi layanan darurat 110 apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

    Dalam kegiatan tersebut, Tim 3P melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pemuda yang dianggap mencurigakan di kawasan Menteng Pulo dan Swadaya. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya. Petugas memberikan pembinaan dan imbauan agar para remaja tidak terlibat dalam aksi tawuran serta segera kembali ke rumah karena waktu sudah larut malam. Tim juga membantu korban kecelakaan lalu lintas di Flyover Haji Abdul Syafei dan mengevakuasinya ke RS Tebet untuk mendapatkan penanganan medis.

    Kegiatan patroli berlangsung aman dan kondusif serta menjadi bagian dari upaya preventif Polres Metro Jakarta Selatan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.

  • Jaga Jakarta On The Spot, Polsek Mampang Ajak Warga Kuningan Barat Perkuat Sinergi Cegah Tawuran dan Gangguan Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Mampang melalui Kapospol Gatsu Iptu Jujur Hutagalung melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di Jl. Kuningan Barat Raya RT 03/02, Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026) pukul 17.00 WIB.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kuningan Barat Aiptu Iswanta, anggota Patroli 4041 Aipda Kusumajaya, unsur Satpol PP, Ketua RT 03, FKDM, serta warga setempat. Dalam kesempatan tersebut, Iptu Jujur Hutagalung menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui program Jaga Jakarta yang mengedepankan semangat menjaga lingkungan, warga, aturan, dan amanah.

    Polsek Mampang juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran remaja, penyalahgunaan narkoba, pencurian kendaraan bermotor, dan kejahatan jalanan lainnya. Warga diimbau untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hari, serta memastikan kendaraan diparkir dengan aman menggunakan kunci ganda.

    Ketua RT 03, Surono, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polsek Mampang yang aktif turun langsung ke lingkungan warga. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan agar tetap aman, nyaman, dan kondusif.

    Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog interaktif, serta berakhir pada pukul 17.50 WIB dengan sesi foto bersama. Situasi wilayah selama kegiatan berlangsung terpantau aman dan kondusif.