Penulis: humasresjaksel@gmail.com

  • Polsek Pancoran Gelar Operasi 2.1, Cegah Begal, Curanmor, dan Narkoba di Wilayah Hukum Pancoran

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polsek Pancoran, Jakarta Selatan, melaksanakan kegiatan Operasi 2.1 berupa razia dan patroli mobile guna mencegah tindak kejahatan jalanan seperti begal, curas, curat, curanmor, serta penyalahgunaan narkoba.

    Kegiatan yang dipimpin oleh Wakapolsek Pancoran, AKP Pulung Wahyu Umboro, tersebut dilaksanakan pada Sabtu dini hari, 27 Juni 2026, pukul 01.00 hingga 03.00 WIB, dengan melibatkan 8 personel gabungan dari Polsek Pancoran dan potensi masyarakat.

    Sasaran operasi meliputi pelaku kejahatan 3C, aksi tawuran, serta gangguan kamtibmas lainnya yang meresahkan masyarakat. Adapun lokasi patroli dan strong point dilakukan di sepanjang Fly Over Kalibata, Jalan Hj. Tutty Alawiyah, serta jalur Jl. TMPN Kalibata, Jl. Pasar Minggu Raya, hingga Jl. Duren Tiga.

    Hasil kegiatan menunjukkan situasi di wilayah hukum Polsek Pancoran, khususnya di Jl. Hj. Tutty Alawiyah, terpantau aman dan kondusif tanpa adanya temuan gangguan menonjol. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan wilayah Kecamatan Pancoran.

  • OPS. CIPTA KONDISI DAN PATROLI MOBILE SKALA SEDANG 3 PILAR ANTISIPASI BEGAL, CURANMOR, DAN PEREDARAN NARKOTIKA DI WILAYAH KECAMATAN PASAR MINGGU

    Jakarta Selatan, 27 Juni 2026 – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran 3 Pilar Kecamatan Pasar Minggu yang terdiri dari Polsek Pasar Minggu, TNI, dan Satpol PP melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) dan Patroli Mobile Skala Sedang pada Jumat malam (26/6/2026).

    Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin oleh IPDA Abdul Hamid, S.H. selaku Perwira Pengawas (Pawas) di halaman Polsek Pasar Minggu. Dalam arahannya, Pawas mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel gabungan yang tetap solid dalam menjaga keamanan wilayah serta menekankan pentingnya pelaksanaan patroli secara maksimal untuk mengantisipasi aksi tawuran, begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan peredaran narkotika, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel selama bertugas.

    Patroli dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, di antaranya Jalan Raya Ragunan, Jalan Raya Pasar Minggu, Stasiun Baru, Jalan Batu Merah, Jalan Baru, Tapak Kuda, Jalan Rawa Bambu, Pertanian III, Mangga Besar, Jalan Harsono RM, Jalan TB Simatupang, Jalan Jati Padang Raya, Jalan Pejaten Raya, hingga Jalan Salihara. Selain patroli mobile, personel juga melaksanakan pengamanan di sejumlah titik strong point serta memberikan imbauan kepada pengelola minimarket yang beroperasi 24 jam agar meningkatkan kewaspadaan dan memastikan fasilitas CCTV berfungsi dengan baik.

    Operasi ini menyasar potensi gangguan keamanan seperti kepemilikan bahan peledak, minuman keras, narkoba, aksi curanmor, serta pembubaran kerumunan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

    Kegiatan melibatkan total 8 personel gabungan yang terdiri dari 6 personel Polsek Pasar Minggu dan 2 personel Satpol PP Kecamatan Pasar Minggu.

    Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di wilayah Kecamatan Pasar Minggu terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan patroli gabungan ini diharapkan dapat terus memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas dan gangguan keamanan lainnya di wilayah hukum Polsek Pasar Minggu.

  • Polsek Pesanggrahan Intensifkan Patroli Mobile Cegah Kejahatan Jalanan dan Narkoba

    Jakarta Selatan – Polsek Pesanggrahan melaksanakan Ops Jaya 21 dalam rangka pencegahan tindak pidana begal, curanmor, dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polsek Pesanggrahan. Kegiatan dipimpin oleh Kapolsek Pesanggrahan KOMPOL Dr. Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA., dengan pengawasan IPDA Benny Rachman selaku Pawas, serta melibatkan 10 personel, (27/6/2026).

    Kegiatan diawali dengan pelaksanaan strong point di kawasan Kolong Tol Jalan Ulujami Raya, Kelurahan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, kemudian dilanjutkan patroli mobile menyusuri Jalan Ulujami Raya, Jalan Bintaro Permai Raya, Jalan RC Veteran Raya, Jalan Kesehatan Raya, dan Jalan Bintaro Taman Barat. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul pada malam hari agar kembali ke rumah masing-masing guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Patroli difokuskan pada upaya antisipasi kejahatan jalanan, seperti begal, curat, curas, curanmor (3C), balap liar, tawuran warga, premanisme, penyalahgunaan narkoba, peredaran obat-obatan terlarang, serta kepemilikan senjata tajam. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Pesanggrahan terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Antisipasi Kriminalitas dan Tawuran, Polsek Kebayoran Lama Intensifkan Razia Malam

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Kebayoran Lama Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan Operasi Razia dengan sasaran tindak pidana 3C (Curas, Curat, dan Curanmor), penyalahgunaan narkoba, serta antisipasi aksi tawuran di wilayah hukumnya pada Sabtu (27/6/2026) dini hari.

    Kegiatan yang dimulai pukul 01.00 WIB tersebut dipusatkan di Jalan Bang Pitung, Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Operasi berada di bawah kendali Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Muhammad Kukuh Islami, S.I.K., M.I.K., dengan apel dipimpin oleh Wakapolsek Kebayoran Lama AKP M. Nasir, didampingi IPTU Tasori selaku Perwira Pengawas, serta Kanit Binmas dan Kanit Sabhara.

    Sebanyak 15 personel diterjunkan dalam kegiatan ini, terdiri dari 12 personel Polsek Kebayoran Lama, 2 personel FKPM, dan 1 personel Potmas. Petugas melaksanakan patroli wilayah, razia terhadap kendaraan roda dua dan roda empat, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana.

    Dari hasil operasi, situasi di wilayah Jalan Bang Pitung terpantau aman dan kondusif. Petugas juga melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap pengendara yang dianggap mencurigakan serta mengamankan tiga unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polsek Kebayoran Lama dalam menekan angka kriminalitas, mencegah peredaran narkoba, serta mengantisipasi potensi tawuran guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Jakarta Selatan.

  • Survei Litbang Kompas Catat Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat, Habib Syakur: Buah dari Kerja Nyata

    Jakarta – Hasil survei terbaru Litbang Kompas menunjukkan tren positif terhadap kepercayaan masyarakat kepada Polri. Temuan tersebut mendapat apresiasi dari Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi, yang menilai peningkatan itu merupakan hasil dari berbagai upaya perbaikan yang dilakukan institusi kepolisian dalam beberapa waktu terakhir.

    Survei Litbang Kompas yang dilaksanakan pada 9–18 April 2026 dengan melibatkan 1.200 responden melalui wawancara tatap muka mencatat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan hasil survei tahun 2025 yang berada di level 76,2 persen. Di saat yang sama, citra kelembagaan Polri juga mengalami kenaikan dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.

    Habib Syakur menilai capaian tersebut bukan sekadar peningkatan angka statistik, melainkan mencerminkan mulai tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    “Saya mengapresiasi Polri atas meningkatnya kepercayaan publik sebagaimana tergambar dalam hasil survei Litbang Kompas. Kepercayaan masyarakat merupakan sesuatu yang tidak bisa diperoleh secara instan, tetapi dibangun melalui kerja nyata, pelayanan yang baik, dan kehadiran aparat di tengah masyarakat,” ujar Habib Syakur dalam keterangannya Jumat (26/6).

    Menurutnya, masyarakat kini semakin merasakan dampak dari langkah-langkah yang ditempuh Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di berbagai wilayah Indonesia.

    Ia juga menekankan bahwa hasil survei tersebut seharusnya menjadi energi positif bagi seluruh personel Polri agar terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Profesionalisme, pelayanan yang humanis, serta keterbukaan terhadap kritik dan masukan publik dinilai menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan yang telah terbangun.

    “Survei ini hendaknya menjadi penyemangat bagi seluruh anggota Polri untuk terus bekerja secara profesional, mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” katanya.

    Lebih lanjut, Habib Syakur menyebut tingginya tingkat kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi Polri dalam memperkuat kolaborasi dengan publik. Dengan dukungan masyarakat yang semakin besar, menurutnya, upaya penegakan hukum maupun pemeliharaan keamanan akan semakin efektif.

    “Semoga capaian positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Polri harus terus hadir sebagai institusi yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat, sehingga keamanan dan ketertiban nasional dapat terjaga dengan baik,” tutup Habib Syakur Ali Mahdi.

  • POLSEK JAGAKARSA GELAR OPERASI KEJAHATAN JALANAN, FOKUS ANTISIPASI BEGAL, CURANMOR, DAN NARKOBA MELALUI PATROLI MOBILE SERTA STRONG POINT

    Jakarta Selatan, 27 Juni 2026 – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Jagakarsa melaksanakan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) dengan sasaran pencegahan aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, tawuran, balap liar, serta tindak kejahatan jalanan lainnya di wilayah Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Kegiatan diawali dengan apel kesiapan pada Jumat malam (26/6) pukul 23.00 WIB di halaman Mapolsek Jagakarsa, Jalan Timbul No. 39, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa. Apel dipimpin oleh Wakapolsek Jagakarsa, AKP M. Yasin, dan diikuti personel gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Jagakarsa, Satpol PP, serta Pokdar Kamtibmas.

    Dalam arahannya, AKP M. Yasin menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan unsur pendukung yang hadir dalam pelaksanaan operasi. Ia menekankan pentingnya patroli kewilayahan sebagai upaya preventif untuk menjaga keamanan masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya yang berpotensi terjadi pada malam hingga dini hari.

    Sebanyak 13 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut. Sasaran patroli meliputi lokasi-lokasi yang dianggap rawan terjadinya tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, peredaran narkoba, serta kawasan yang berpotensi menjadi titik kerawanan kriminalitas. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kelompok remaja yang berkumpul di pinggir jalan dan memberikan imbauan kepada pengelola swalayan yang beroperasi 24 jam agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal.

    Patroli mobile dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan strategis di wilayah Jagakarsa, antara lain Jalan Timbul, Jalan M. Kahfi II, Jalan Lenteng Agung Raya, Jalan TB Simatupang, kawasan depan AEON Mall Tanjung Barat, Jalan Layang UI, Jalan Srengseng Sawah, hingga kembali ke Mapolsek Jagakarsa. Selain patroli bergerak, petugas juga melaksanakan pengamanan melalui sistem strong point dan Blue Light Patrol di sejumlah titik rawan, seperti Pertigaan Warung Sila Ciganjur, Jalan Raya Lenteng Agung, depan AEON Mall, depan Gang 100, depan Halte Kampus UP, serta kawasan Mahatta Tanjung Barat.

    Selama pelaksanaan operasi, Wakapolsek bersama personel piket fungsi secara intensif melakukan patroli mobile dan penjagaan di titik-titik strategis guna memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Kehadiran personel berseragam di lapangan diharapkan mampu memberikan efek cegah terhadap pelaku kejahatan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri.

    Dari hasil kegiatan Operasi Kejahatan Jalanan yang berlangsung hingga Sabtu dini hari (27/6), situasi keamanan di wilayah Kecamatan Jagakarsa terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol selama pelaksanaan patroli dan pengamanan berlangsung.

    Polsek Jagakarsa menegaskan akan terus meningkatkan intensitas patroli mobile dan penempatan personel pada titik-titik rawan sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas, khususnya aksi begal, curanmor, penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan bentuk kejahatan jalanan lainnya, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

  • Tim 3P Polres Metro Jakarta Selatan Tingkatkan Patroli Malam Demi Menjaga Kondusivitas Wilayah

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli rutin pada Jumat malam, 26 Juni 2026 hingga Sabtu dini hari, 27 Juni 2026. Kegiatan dipimpin oleh Aipda Handriyadi dengan kekuatan 8 personel serta didukung 5 unit kendaraan roda dua (KR2).

    Patroli difokuskan untuk mengantisipasi aksi tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan, serta tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan.

    Selama pelaksanaan tugas, Team 3P melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan melalui kegiatan strong point, di antaranya Terminal Manggarai, Jalan KH Abdullah Syafi’i, Jalan Raya Mampang Prapatan, Bundaran Pondok Indah, Jalan Raya Fatmawati Pondok Labu, Jalan Raya Kaffi 1 dan Jalan Kaffi 2 di Kecamatan Jagakarsa, serta Jalan Ampera Raya. Kehadiran personel di lokasi-lokasi tersebut bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas.

    Dalam patroli tersebut, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap tiga remaja yang dicurigai mengendarai sepeda motor di depan Mall Pondok Indah. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan barang-barang yang berpotensi membahayakan. Ketiga remaja tersebut kemudian diberikan pembinaan dan imbauan agar segera kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya tindakan yang dapat mengganggu keamanan.

    Tindakan serupa kembali dilakukan saat Team 3P menghentikan tiga remaja lainnya yang dicurigai di kawasan Kolong Tol Andara, Jalan Andara Raya. Dari hasil pemeriksaan ditemukan barang-barang yang berpotensi membahayakan. Petugas memberikan pembinaan serta mengimbau mereka untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

    Selain itu, Team 3P juga melaksanakan patroli gabungan bersama Unit Patroli Polsek Kebayoran Lama di kawasan Bundaran Pondok Indah sebagai langkah memperkuat upaya pencegahan gangguan kamtibmas, tawuran, balap liar, serta kejahatan jalanan.

    Seluruh rangkaian kegiatan patroli berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Setelah memastikan situasi wilayah tetap terkendali, Team Patroli Perintis Presisi kembali ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengakhiri pelaksanaan tugas.

    Melalui kegiatan patroli rutin ini, Polres Metro Jakarta Selatan terus berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya.

  • JAGA JAKARTA ON THE SPORT, POLSEK METRO SETIABUDI AJAK WARGA RW 02 KUNINGAN TIMUR PERKUAT KAMTIBMAS

    Jakarta Selatan, 26 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, Polsek Metro Setiabudi menggelar kegiatan Jaga Jakarta On The Sport di Pos Sekretariat RW 02, Jalan YRBI RT 01/02, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Jumat (26/6/2026) pukul 15.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolsek Metro Setiabudi, Kompol Richard Soala Bengar, S.Kom., M.H., didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Kuningan Timur, AIPTU Sartono Aritonang. Turut hadir Ketua RT 01/02, perwakilan LMK, FKDM, serta warga RW 02 Kelurahan Kuningan Timur.

    Dalam sambutannya, Kompol Richard Soala Bengar menyampaikan bahwa Polsek Metro Setiabudi memiliki keterbatasan jumlah personel, sementara beban tugas di wilayah hukumnya cukup tinggi. Hampir setiap hari, wilayah Setiabudi dihadapkan pada berbagai kegiatan masyarakat, termasuk aksi penyampaian pendapat di muka umum yang memerlukan pengamanan.

    Oleh karena itu, pihak kepolisian mengajak seluruh warga untuk terus berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Menurutnya, situasi kamtibmas di wilayah Setiabudi hingga saat ini masih relatif aman dan kondusif, namun masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tindak kriminal, seperti penjambretan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta maraknya penipuan secara daring (online).

    Dalam kesempatan tersebut, Wakapolsek juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh warga yang selama ini telah aktif membantu tugas kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

    Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Sport ini, diharapkan semakin terjalin hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta suasana kekeluargaan serta mampu mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah RW 02 Kelurahan Kuningan Timur.

  • Survei Litbang Kompas: Masyarakat Nilai Pelayanan Polri Semakin Profesional dan Berkualitas

    Jakarta, 26 Juni 2026 – Hasil Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dilakukan Litbang Kompas menunjukkan masyarakat memberikan penilaian positif terhadap berbagai aspek pelayanan kepolisian yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan publik.

    Responden memberikan apresiasi terhadap kualitas fasilitas pelayanan, kemudahan mengakses layanan, penyelesaian laporan pengaduan, perlindungan data pribadi, serta pelayanan yang menjunjung prinsip profesionalisme dan kesetaraan.

    Survei juga menunjukkan layanan administrasi kepolisian masih menjadi layanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat, sementara penilaian terhadap profesionalitas pelayanan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

    Berbagai hasil tersebut sejalan dengan transformasi pelayanan yang terus dilakukan Polri melalui penguatan SPKT Presisi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, standardisasi pelayanan, digitalisasi layanan, serta penguatan sistem evaluasi untuk memastikan kualitas pelayanan terus meningkat.

    Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan hasil survei tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

    “Setiap penilaian masyarakat menjadi bagian penting dalam proses evaluasi kami. Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan,” kata Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

    Sumber Data: Litbang Kompas, Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026. Survei dilaksanakan pada 9–18 April 2026 terhadap 1.200 responden dan dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026.

  • Transformasi Digital Polri Dirasakan Masyarakat, Survei Litbang Kompas Catat Peningkatan Kualitas Pelayanan

    Jakarta, 26 Juni 2026 – Transformasi digital yang terus dikembangkan Polri semakin mendukung kemudahan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan kepolisian. Hal tersebut tergambar dalam Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dipublikasikan Litbang Kompas.

    Survei menunjukkan masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kemudahan mengakses layanan kepolisian dan penyelesaian laporan pengaduan. Penilaian profesionalitas pelayanan Polri juga meningkat menjadi 8,37 pada tahun 2026.
    Berbagai inovasi digital terus dikembangkan Polri, mulai dari layanan SIM melalui aplikasi SINAR, SKCK Online, Laporan Polisi dan Surat Kehilangan secara elektronik, pembayaran digital, hingga optimalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

    Polri juga mengembangkan integrasi SPKT Presisi dengan Call Center 110 dan fungsi Samapta sehingga pelayanan kepada masyarakat berlangsung lebih cepat, terdokumentasi secara elektronik, dan semakin responsif.

    Survei turut menunjukkan tingkat pengenalan masyarakat terhadap layanan Polisi 110 terus meningkat. Responden yang telah mengenal layanan tersebut menilai Call Center 110 mudah dihubungi dan memberikan pelayanan yang memuaskan.

    Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan digitalisasi merupakan bagian dari transformasi pelayanan Polri agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

    “Pemanfaatan teknologi merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan pelayanan yang semakin modern, efektif, dan mudah dijangkau masyarakat. Berbagai inovasi akan terus dikembangkan agar pelayanan publik semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

    Sumber Data: Litbang Kompas, Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026. Survei dilaksanakan pada 9–18 April 2026 terhadap 1.200 responden dan dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026.